English | Bahasa Indonesia

webmail | sitemap 

content news
PUBLICATION
























Publication

MANAJEMEN USAHAWAN INDONESIA NO. 01 TH XXXVII

An Analysis of Market Reactions to Merger & Acquisition Announcements: Case Target Firms in Indonesia

Doddy Setiawan

Artikel ini bertujuan untuk menguji reaksi pasar terhadap saham perusahaan target pada saat pengumuman Merger & Akuisisi. Peneliti menggunakan dua pengukuran terhadap reaksi pasar : reaksi jangka pendek (11 hari pengamatan di sekitar pengumuman (M & A) dan reaksi jangka panjang (1 tahun dan 2 tahun setelah pengumuman (M & A). Sampel penelitian ini terdiri dari 44 perusahaan selama periode 1992-2002. Peneliti menggunakan uji t untuk menguji reaksi pasar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek terdapat abnormal return positif. Investor menganggap pengumuman M & A merupakan kabar baik sehingga mereka bereaksi positif. Akan tetapi pengujian reaksi pasar jangka panjang menunjukkan terdapat abnomal return negatif. Hal ini menarik karena pada saat investor memperoleh kabar tentang M & A mereka menganggap akan ada tambahan nilai bagi perusahaan. Namun mereka mengubah persepsinya setelah terjadi M & A, bahwa peristiwa M & A tersebut tidak memberikan nilai tambah bagi perusahaan target.

Keywords: M&A announcement, target firms, short term reaction, long term reaction



Program Workshop Kesiapan untuk Berubah pada Manager Madya sebagai Agen Perubahan Menggunakan Metode Appreciative Inquiry

Niken Ardiyanti

Readiness to change is the crucial aspect which placed affection and cognition’s employee. Readiness to change will only be set up if all of the employees had thee perception about increasing a sense or urgency. The successful of change management had only been established if organization had blent with organizational systems’, parallel with employee’s readiness to change. Middle manager has a unique role as a significant sub-system in organization. Middle manager had double role; they are  a leader of their subordinate, and also they are  a subordinate from their top management. This double unique role will placed them as an effective change agent. Change agent’s strategic role of middle manager; as a motivator, as a facilitator and also as a supervisor, allign with the change management process which placed them as a communicator toward organization linkage. Using workshop program, this organization strategic agenda will set up prior with an experiential learning which encompass middle manager with their genuine and reflection time sharing due to the andragogy type of learning. Appreciative inquiry methods will booster its in accordance with their positive characteristic in change management process, which will enforce by the readiness to change of middle manager as a change agent.

Keywords: manajemen perubahan, kesiapan untuk berubah, agen perubahan, workshop, appreciative inquiry.


Daftar Isi :

- An Analysis of Market Reactions to Merger & Acquisition Announcements
- Pengaruh Bid-ask Spread, Market Value & Volatilitas Harga terhadap Holding Period Saham-saham LQ45 Tahun 2003-200
- Kinnerja Keuangan dan Harga Saham sebagai Determinan Keputusan Stock Split: Studi Empiris terhadap Perusahaan Terdaftar di BEJ
- Work Ethos and Organizational Climate: Indonesian Imigration Service Case
- Program Workshop Kesiapan untuk Berubah pada Manager Madya sebagai Agen Perubahan Menggunakan Metode Appreciative Inquiry
- Peran Kepercayaan pada Merek dan Kepuasan dalam Menjelaskan Loyalitas pada Merek (Studi Empirik Pada Konsumen Telepon Seluler)
- Analisis Diskriptif Model Peraturan PPN yang Menghambat dan yang Meningkatkan Motivasi Pengusaha Menyetor PPN
- Resensi Jurnal
- Resensi Buku : Measuring and Managing Credit Risk



***


Home  | Contact  |  Sitemap


© 2008 Lembaga Management Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia